UNSA SIAP MENJADI BAGIAN DALAM PENINGKATAN KUALITAS PROGRAM DI LAPAS SUMBAWA

Program-program yang ada di Lembaga Pemasyarakan (Lapas) selama ini mungkin sangat asing bagi masyarakat, sebab secara sosial, Lapas merupakan tempat para Narapidana yang secara hukum telah bersalah dan mendapatkan hukuman sesuai dengan hukum yang berlaku, sehingga cenderung bersifat tertutup. Hanya masyarakat yang berkunjung saja yang mungkin mengetahui kegiatan yang ada di Lapas. Namun pada prinsipnya, eksistensi Lapas adalah melakukan pemberdayaan bagi orang-orang yang berbuat salah secara hukum tersebut, dengan output setelah keluar atau bebas nanti, mereka mampu menjadi manusia yang lebih baik dan terampil. Program-program pemberdayaan yang ada di Lapas terutama memberikan pendidikan yang layak yang walaupun secara sosial mereka terpisah dengan pendidikan formalnya, memberikan keterampilan seperti perbengkelan, las, keterampilan bertani, beternak, dan lain-lain.
Namun program tersebut tidak semuanya berjalan dengan baik, mengingat ketersediaan anggaran dan alasan-alasan lainnya. Dengan kondisi tersebut Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Sumbawa, setelah pergantian kepemimpinan yang sekarang dipimpin oleh bapak H.M. Latif Saifuddin, Bc.IP.,SH.,MH membuka diri kepada lembaga terkait untuk melakukan kerjasama dalam rangka peningkaan kualitas program yang ada di Lapas. Bapak Latif menyatakan bahwa kami menyadari bahwa begitu banyak kekurangan yang ada di Lapas khususnya terkait dengan program pemberdayaan, sehingga bagaiaman caranya seorang pemimpin survive menanggulangi masalah tersebut, salah satunya adalah kami datang ke UNSA ini untuk melakukan kerjasama. Hal tersebut disampaikannya disela-sela silaturrahimnya ke UNSA pada hari Rabu, 3 Agustus 2016. Pihak UNSA sendiri menyambut baik dan positif akan niat Kepala Lapas tersebut. Prof. Dr. Syaifuddin Iskandar, M.Pd selaku Rektor UNSA menyampaikan bahwa justru kegiatan tersebut merupakan kegiatan kemanusiaan yang luar biasa, dan merupakan bentuk pengabdian kami kepada masyarakat sesuai dengan Tri Darma Perguruan Tinggi. Kami dengan semangat dan senang hati melakukannya, kita akan mengarahkan dosen di bidangnya masing-masing untuk membantu program pendidikan dan pemberdayaan yang ada di Lapas, misalnya yang menjadi guru tentunya dosen yang ada di FKIP, yang perbengkelan tentunya dosen yang ada di Fakultas Tehknik, yang melakukan kreatifitas di bidang pertanian dan peternakan, tentu dosen yang ada di Fakultas Pertanian. Bahkan mahasiswa kita bisa arahkan untuk melakukan KKL, PPL atau ada Mata Kuliah yang bisa diarahkan ke Lapas untuk membantu program yang ada di Lapas, termasuk masalah penelitian mahasiswa, dan lain lain, pungkasnya. Dalam waktu dekat UNSA akan mengunjungi Lapas Klas IIA Sumbawa untuk bersilaturahim sembari memberikan bantuan untuk keperluan Musholla yang ada di Lapas. Mari berkonstribusi, yang sederhana tidak jadi masalah, yang terpenting asas manfaatnya.

IMG-20160808-WA0086

Share Now

More Posts By

Related Post

Leave us a reply

Translate »