UNSA MENJADI BAGIAN KERJASAMA ASEAN BIDANG PERTANIAN 2016 – 2025

Pembangunan pertanian menempati prioritas utama pembangunan dalam pembangunan

ekonomi nasional. Karena itu sektor pertanian merupakan sektor utama pembangunan ekonomi

nasional. Dalam pendekatan perhitungan pendapatan nasional, sektor pertanian terdiri dari sub-

sektor tanaman pangan dan hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan dan kehutanan.

Selain sektor pertanian, terdapat delapan sektor ekonomi lainnya yang secara bersama

menentukan besarnya pertumbuhan ekonomi bangsa melalui pendapatan domestik (GDP) dan

pendapatan nasional (GNP). Kedudukan sektor pertanian dalam pembangunan ekonomi nasional

adalah cukup nyata, dilihat dari proporsinya terhadap pendapatan nasional.

Atas dasar itulah pemerintah melalui Kementrian Pertanian, Biro Kerjasama Luar Negeri

secara gencar melaksanakan berbagai program, termasuk sosialisasi ke berbagai dinas terkait dan

lembaga pendidikan terakit dengan arah kerjasama ASEAN bidang petanian selama 10 tahun

mendatang. Dalam hal ini Universitas Samawa melalui Fakultas Pertanian dan Perikanan (FPP

UNSA) menjadi bagian dari program dan sosialisasi tersebut. Syahdi Mastar, SP.,M.Si selaku

Dekan FPP UNSA bersama dosen-dosen FPP lainnya yang mewakili UNSA dalam kegiatan

sosialisasi tersebut yang berlangsung hari Jumat, 27 Mei 2016, yang di pusatkan di Holiday

Resort Senggigi Lombok Barat. acara tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang

kerjsama ASEAN di bidang pertanian 10 tahun mendatang. UNSA menjadi bagian dari partner

pemerintah dikarenakan karena UNSA memiliki Fakultas Pertanian dan Perikanan, yang

tentunya akan sangat membantu dalam hal sosialisasi arah kebijakan pertanian sebagai sektor

unggulan bangsa ini. UNSA siap menjadi bagian dari pemerintah dalam rangka mensukseskan

program pemerintah untuk peningkatan pertanian sebagai sektor unggulan.

 

Share Now

Heri Kurniawan

More Posts By Heri Kurniawan

Related Post

Leave us a reply

Translate »