UNSA Jalin Kerjasama Dengan Sejumlah Perguruan Tinggi

Universitas Samawa (UNSA) melakukan kerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi (PT) yang tergabung dalam Forum Rektor Indonesia (FRI). Hal ini dibuktikan dengan penandatanganan MoU antara Rektor UNSA dengan sejumlah Rektor dan Ketua FRI di Auditorium Sribonyo UNSA, Sabtu (12/8) malam. Sejumlah Perguruan Tinggi tersebut adalah Uhamka Jakarta, Universitas Gunadarma Jakarta, Universitas Trilogi, Universitas Maritim Raja Ali Haji-Riau, Poltek Negeri Lampung, Polimarin Semarang, Universitas Medan Area, Universitas Teknokrat Indonesia – Lampung, dan Universitas Majalengka

Rektor UNSA, Prof. Dr. Syaifuddin Iskandar M.Pd mengatakan, kerjasama ini untuk pengembangan UNSA kedepannya. Tidak hanya dalam hal peningkatan kualitas institusi namun juga sumberdaya yang ada yakni dosen dan mahasiswanya. Ia menyampaikan terima kasih kepada perguruan tinggi yang tergabung dalam FRI karena telah mempercayakan UNSA untuk melaksanakan seminar nasional dan Forum Group Discusion (FGD). Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Bupati Sumbawa itu merupakan salah satu program kerja FRI. Apresiasi juga disampaikan kepada Pemda Sumbawa atas bantuan yang diberikan sehingga kegiatan itu berlangsung sukses. ‘’Persiapan kegiatannya sudah dilaksanakan selama setahun. Awalnya, kegiatan itu direncanakan dilaksanakan April lalu. Namun kegiatannya molor hingga Agustus ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu Prof Ude—sapaan Rektor UNSA, menyebutkan bahwa UNSA sudah berusia 19 tahun. UNSA memiliki 7 fakultas dengan 16 program study (Prodi) dengan jumlah siswa mencapai 3000-an orang. Seiring berjalannya waktu, UNSA terus mengembangkan diri untuk menjadi universitas yang diperhitungkan. Selain pengembangan infrastruktur, UNSA juga terus berupaya menghasilkan lulusan yang unggul dalam berbagai aspek. Di antaranya melakukan seleksi mahasiswa baru untuk ditempatkan di Rusunawa UNSA. Mereka yang berada di Rusunawa merupakan mahasiswa terpilih dan akan mendapat perlakukan serta pembinaan secara khusus.

Lebih jauh dijelaskan Prof Ude, saat ini banyak jalur penerimaan mahasiswa baru yang dibuka Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Hal ini juga sempat dikritisi. Akibat kebijakan itu, seolah-olah Perguruan Tinggi Swasta (PTS) tidak kebagian mahasiswa. Karena itu Ia berharap persoalan itu menjadi perhatian dari FRI. ‘Kami harap nanti Ketua FRI bisa memberikan masukan kepada Kemenristek Dikti sehingga memberi ruang kepada PTS di daerah-daerah,” pinta Prof Ude.

Sementara itu Ketua FRI, Prof. Dr. Suyatno mengatakan, seminar nasional dan FGD yang dilaksanakan FRI berjalan lancar dan sukses. Dalam hal ini, FRI diharapkan bisa memberikan konstribusi bagi Indonesia. Ia juga berharap pengembangan Indonesia mendatang bisa dilaksanakan dari wilayah timur. ‘’Mudah-mudahan kita bisa mengembangkan FRI kedepannya dari Sumbawa,” ucap Prof Suyatno

Sebagai langkah kongkrit, dilaksanakan kerjasama antara FRI dengan UNSA terutama dalam pengembangan wilayah pantai. Melalui kerjasama ini UNSA diharapkan menjadi PT yang berkembangan dan maju, serta kebanggaan masyarakat Sumbawa. Bahkan Prof Suyatno mendukung jika UNSA menjadi perguruan tinggi negeri. “Semoga cepat terealisasi,” imbuhnya.

Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah mengatakan, Seminar Nasional dan FGD yang digelar FRI dengan mendatangkan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti memiliki manfaat yang besar bukan hanya untuk Pemda Sumbawa tapi juga seluruh lapisan masyarakat. Banyak program-program yang berkaitan dengan kemaritiman yang diperoleh daerah ini. Karenanya seminar yang difasilitasi UNSA ini sangat cocok dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa yang memiliki 34 persen wilayah perairan dan terdapat 63 pulau kecil. “Kami berharap dengan bantuan FRI, Sumbawa bisa lebih maju,” pungkasnya.

 

Share Now

Heri Kurniawan

More Posts By Heri Kurniawan

Related Post

Leave us a reply

Translate »