UNSA BERSAMA KEMENRISTEK DIKTI MELAKUKAN PENINGKATAN KAPASITAS KELOMPOK PENGOLAH DURIAN DAN KELOMPOK TANI DURIAN DI DESA JURU MAPEN KECAMATAN BUER KABUPATEN SUMBAWA MELALUI PROGRAM KEMITRAAN (PKM) 2018

 

Tahun 2018 UNSA dipercaya oleh KEMENRISTEK-DIKTI guna melaksanakan PKM pada berbagai lokasi salah satunya adalah Desa Juru Mapen yang terletak Di Kecamatan Buer. PKM Desa Juru Mapen Dengan Ketua Yadi Hartono, M.Si menjelaskan bahwa untuk kesekian kalinya Dosen UNSA lolos Program ini,dan telah berkompetisi secara nasional, tema yang diangkat dari tulisan ini sangat lokal sekali yaitu PKM Kelompok Tani Durian dan Kelompok Pengolah Palopoh Durian. Lebih lanjut Yadi Hartono, M.Si menjelaskan bahwa siapa yang tidak mengenal durian lokal Buer yang merupakan salah satu tanaman lokal milik Sumbawa, keberadaannya harus terus dipublikasikan agar semua tahu Sumbawa memiliki durian lokal. Yadi Hartono, M.Si juga menjelaskan untuk melindungi keberadaan tanaman lokal maka perlu dilakukan pembinaan secara terus menerus, salah satunya dengan cara memberikan pelatihan dan pendampingan kepada kelompok yang telah ada, baik kelompok budidaya maupun kelompok pengolah durian. Sebagai salah satu narasumber Heri Kusnayadi, MP menjelaskan bahwa masalah besar yang di hadapi oleh petani durian Buer adalah banyaknya durian yang mati dalam beberapa tahun terakhir sehingga perlu dilakukan regenerasi agar keberadaannya tetap ada. Heri Kusnayadi, MP juga menjelaskan masalah lain yang di hadapi dalam budidaya durian di Desa Juru Mapen yaitu tingginya intensitas serangan hama khususnya hama monyet yang menyerang tanaman durian.
Ade Maryam Oklima, M.Si Anggota Tim PKM menjelaskan tindakan yang dapat dilakukan untuk melindungi durian adalah dengan menanam dan meningkatkan populasinya kembali dengan cara steak, karena teknik steak keunggulannya lebih cepat berbuah. Untuk melindungi lahan durian dari serangan hama monyet maka perlu dilakukan pendekatan secara lokal yaitu dengan memanfaatkan anjing pemburu hama monyet. Wening Kusumawardani, MP menjelaskan bahwa durian dapat diolah menjadi beraneka ragam sehingga nilainya dapat meningkat. Pada kesempatan yang sama Wening Kusumawardani, MP mengajari anggota kelompok pengolah durian membuat berbagai bentuk olahan seperti Brownies Durian, Pan Cake Durian, Bolu Gulung Durian dan langsung dikemas serta siap dipasarkan. Harapan masyarakat Desa Juru Mapen agar program serupa terus di lakukan guna meningkatkan keterampilan dan ekonomi masyarakat khususnya masyarakat Desa Juru Mapen

Share Now

Heri Kurniawan

More Posts By Heri Kurniawan

Related Post

Leave us a reply