Tim PKM UNSA Sukses Ke PIMNAS

Mengambil judul “Kewirausahaan Panan Tuja Batu”, Tim Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) Universitas Samawa (UNSA) sukses menuju Pekan Ilmiah Nasional (PIMNAS) yang akan berlangsung di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makasar akhir agustus mendatang. Judul tersebut masuk kategori Pekan Kreatifitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKMK). Jumlah PKM yang lolos di seluruh Indonesia adalah 420 dari 89 Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia, dan UNSA menjadi bagian dari Universitas yang lolos tersebut. Dalam hal ini tim UNSA diketuai oleh Andhi Rinardi Firmansyah (mahasiswa semester VII Prodi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Manajemen), dan beranggotakan tiga orang yaitu Agus Salim, Agus Efendi, dan Muhammad Fikri, yang masing-masing mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Manajemen, serta dibimbing oleh Indra Kusumawati MM. Indra sapaan akrab dosen FEM tersebut menyatakan bahwa presentasi mahasiswa sangat memukau dan kompleks, sehingga membuat para juri memberikan poin bagus untuk tim UNSA. Selain itu topik dari tim kami sangat relevan dengan misi UNSA yaitu “Berbasis Budaya Lokal dan Berdaya Saing Global”. Jika hari ini kita sibuk mengkampanyekan pelestarian eksistensi kearifan lokal sebagai khasanah budaya lokal dalam persaingan saat ini, dalam hal ini kami dari UNSA secara implementatif sudah masuk dalam tataran aplikatif tanpa retorika, tegasnya. Terkait dengan filosofi judul tersebut, Indra menyatakan bahwa PKM-K merupakan salah satu program kreatifitas mahasiswa terkait kewirausahaan yang yang akan dikembangkan oleh mahasiswa Universitas Samawa (UNSA) dan berorientas pada laba (profit) dan didanai oleh Dikti dalam bentuk hibah. Dari produk daerah yang dikembangkan menjadi suatu usaha baru yang menghasilkan produk berupa barang yang di kemas dalam bentuk sasetan dan botol kecil, dalam hal ini Minyak samawa. Untuk pengobatan berbagai macam penyakit selain cidera ringan maupun cideran berat dan obat sakit dalam. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mencetak para wirausaha baru yang kreatif dan inovatif di segala bidang usaha dan membuka peluang usaha baru. Pada program PKM-K ini, Kreatifitas yang diangkat disini adalah Minyak sumbawa yang diolah oleh mahasiswa. Melihat banyaknya bahan baku yang mudah di dapatkan di pasar tradisional setempat. Produk yang tadinya menjadi obat tradisional untuk pengobatan alternative di Kabupaten Sumbawa, yang dipercaya dapat menyembuhkan cidera otot dan tulang Suatu produk tradisional yang bermanfaat untuk pengobatan Alternatif. Dinamakan panan karena berasal dari tumbuh-tumbuhan di sumbawa yang memiliki kandungan untuk kesehatan tubuh. Indra juga menambahkan bahwa keberhasilan menuju PIMNAS merupakan etape puncak setelah beberapa fase telah dilewati, dimulai dari membuat proposal yang harus bersaing dengan seluruh Universitas yang ada di Indonesia, baik Perguruan Tinggi negeri maupun swasta. Setelah itu dilaksanakan penetapan proposal yang lolos oleh Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), kemudian dilaksanakan seleksi Pekan Ilmiah Mahasiswa Daerah (PIMDA) di masing-masing region, dalam hal ini UNSA melaksanakan tahapan seleksi PIMDA di Universitas Mataram (UNRAM), setelah itu penentuan tim PKM yang lolos ke PIMNAS. Artinya bahwa persaingan menuju ke PIMNAS sangatlah ketat dan harus bersaing dengan universitas-universitas Top di Indonesia. Kami sangat mengapresiasikan usaha dan kreatifitas mahasiswa, tutupnya. Sementara itu Andhi Rinardi Firmansyah selaku ketua tim menyatakan bahwa kami akan memberikan yang terbaik di PIMNAS mendatang untuk UNSA dan Sumbawa. Mohon dukungannya, harapannya.

Share Now

Heri Kurniawan

More Posts By Heri Kurniawan

Related Post

Leave us a reply

Translate »