Tatap Muka MENDIKBUD RI Dengan Keluarga Besar UNSA

Kedatangan Prof. Dr. H. Muhadjir Effendy, MAP selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia ke Universitas Samawa (UNSA) telah disambut hangat oleh Civitas Akademika UNSA. Prof. Muhadjir sapaan akrabnya menyambangi UNSA dalam rangka silaturrahim dan memberikan kuliah umum di UNSA. Karena merasa sama-sama berkecimpung di dunia pendidikan, maka Prof. Muhadjir merasa bertanggung jawab untuk menyambangi UNSA sebagai Universitas tertua dan terbsear di Sumbawa. Kedatang beliau tidak lepas dari komunikasi yang dilakukan oleh Prof. Din Syamsuddin selaku Ketua Dewan Penyantun UNSA. Sebelumya Prof. Muhadjir meresmikan Klinik Muhammadiyah Sumbawa dan mengunjungi Pondok Pesantren Internasional Dea Malela Pamangong.
Kedatangannya ke UNSA adalah bagian dari moment kunjungannya ke Sumbawa. Di UNSA beliau memberikan kuliah umum yang bertemakan “Kiat-Kiat Menjadi Kampus Yang Ideal”. Dalam pemaparannya, beliau mengatakan bahwa menjadi pimpinan Perguruan Tinggi Swasta adalah gampang-gampang susah, bahkan mungkin susah, sebab segala sesuatu kita cari sendiri, sembari memaparkan pengelaman beliau ketika menjadi Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Itulah bedanya dengan negeri, segalanya tinggal kita laksanakan pendidikan tersebut, sementara swasta terlalu banyak beban, masalah perekrutan mahasiswa, masalah Sumber Daya yang harus dicari secara mandiri. Dan saya salut dengan UNSA terutama kepada pimpinannya, sebab UNSA sebagai Universitas yang telah melahirkan anak-anak daerah untuk mendapat pendidikan tingginya sementara keberadaannya berada di daerah 3T Indonesia Timur. UNSA bisa maju seperti UMM karena gaya kepemimpinan/Rektor yang sama dengan gaya kepemimpinan saya, ucapnya.
Sementara itu, Prof. Dr. Syaifuddin Iskandar, M.Pd selaku rektor UNSA dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal, diantaranya memaparkan kondisi UNSA selama 18 tahun usianya, baik perjuangannya selama ini, mengenai mahasiswa, Sumber Daya Dosen, manajemen, administrasi, pengabdian masyarakat dan lain lain. Beliau juga menceritakan keberadaan tiga kampus UNSA, terutama Kampus Bilin Monte Jorok sebagai lokasi persiapan penegerian UNSA. Selain masalah itu, masalah peringkat UNSA yang selalu menanjak adalah bagiajn dari sambutan beliau kepada Pak Menteri. Beliau berharap pemerintah pusat agar selalu memperhatiakn PTS terutama UNSA, sebab PTS harus diprioritaskan untuk dibantu oleh pemerintah, tidak hanya kampus-kampus yang mempunyai kekuatan politik saja, sebab pendidikan harus berjuang secara jujur sebagai lembaga pendidikan.
Setelah memberikan kuliah umum. Rektor UNSA memberikan cenderamata dan kenang-kenangan dari keluarga besar UNSA. Setelah itu Mendikbud mengunjungi kampus Bilin Monte UNSA untuk melihat secara langsung lokasi persiapan penegerian UNSA. Kegiatan tersebut berlangsung pada hari Jum’at, 14 Oktober 2016, pukul 09.00, yang dipusatkan di Auditorium UNSA. Para peserta dari kalangan mahasiswa dan seluruh dosen dan staf di lingkunagn UNSA.
#UnsaJaya
#TriDharmaPerguruanTinggi
img-20161014-wa0055

img-20161014-wa0056

img-20161014-wa0053

Share Now

Heri Kurniawan

More Posts By Heri Kurniawan

Related Post

Leave us a reply