SYAFRUDDIN,SE.,MM : SENSUS EKONOMI UNTUK PROYEKSI DAN ESTIMASI PENGEMBANGAN EKONOMI KEDEPAN

Dalam melaksanakan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik, Badan Pusat Statistik harus melaksanakan tiga sensus, yakni Sensus Penduduk, Sensus Ekonomi dan Sensus Pertanian. Pada tahun ini, BPS akan melaksanakan Sensus Ekonomi yang merupakan upaya mengumpulkan dan menyajikan data dasar seluruh kegiatan ekonomi, kecuali sektor pertanian. Hal ini diharapkan dapat dijadikan sebagai landasan bagi penyusunan kebijakan, perencanaan dan evaluasi pembangunan. Dalam upaya mempersiapkan akan SE2016 tersebut, BPS telah melakukan berbagai langkah persiapan dan sosialisasi baik yang dilakukan oleh BPS RI, BPS Provinsi dan BPS Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. Dalam hal ini BPS Kabupaten Sumbawa telah melaksanakan sosialisasi Sensus ekonomi tersebut dalam rangka memberikan pemahaman kepada stakehoulder dan para stakehoulder bisa menerima dan memberikan data yang valid kepada petugas untuk pembangunan ekonomi, khususnya Sumbawa.
Syafruddin, SE.,MM selaku akademisi/parktisi ekonomi adalah yang telah memberikan pemahaman atau pemateri satu-satunya dari kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan oleh BPS tersebut. Kegiatan tersebut berlangsung pada tanggal 27 April 2016 di aula rumah makan Goa. Kegiatan yang bertemakan “ menyediakan informasi untuk pengembangan usaha dan daya saing bangsa “ tersebut dihadiri oleh Kepala BPS Kabupaten Sumbawa, kepala pegadaian, kepala BANK, BUMN, kepala Diskoperindak, dan seluruh instansi yang berkaitan dengan ekonomi, baik formal maupun informal. Syafruddin, SE.,MM yang juga Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Samawa (UNSA) tersebut dalam pemaparannya menyatakan bahwa pentingnya sensus ekonomi tersebut adalah Untuk melihat transformasi ekonomi, pertumbuhan ekonomi, tingkat kesejahteraan masyarakat, sehingga dari kegiatan tersebut lahirlah data-data akurat yang akan diakses oleh investor, peneliti, pengembang untuk Sumbawa sendiri. Sensus tersebut berlangsung satu kali dalam 10 tahun, jadi data yang dicari harus akurat, dan valid, jika tidak maka akan menjadi fatal dan kita tidak akan bisa melakukan prosyeksi, estimasi terhadap pengembangan ekonomi khususnya Sumbawa kedepannya.
Akademisi yang sedang menempuh pendidikan S3 (doktoral) ini juga menyampaikan bahwa Setiap keputusan harus diambil berdasarkan informasi yang valid dan akurat. Sensus Ekonomi dilaksanakan untuk mendapatkan informasi potret utuh perekonomian bangsa, sebagai landasan penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan nasional maupun regional. Pendataan seluruh sektor usaha secara menyeluruh (selain sektor pertanian) akan mampu menghasilkan gambaran lengkap tentang level dan struktur ekonomi non-pertanian, berikut informasi dasar dan karakteristiknya. Selain itu juga akan diketahui daya saing bisnis di Indonesia, serta penyediaan kebutuhan informasi usaha. Semoga kita bisa bekerjasama dalam rangka meningkatkan ekonomi Sumbawa kedepan, tutupnya.

IMG-20160503-WA0022_1

IMG-20160503-WA0027_1

IMG-20160503-WA0028_1

 

Share Now

Heri Kurniawan

More Posts By Heri Kurniawan

Related Post

Leave us a reply