Sosialisasi Program Kerja LPPM UNSA Untuk Peningkatan Mutu dan Pengabdian Masyarakat

Sebagai sebuah lembaga internal yang ada di Universitas Samawa (UNSA) yang mempunyai peran yang sangat strategis serta menjadi lembaga internal yang begitu sentral dalam peningkatan mutu lembaga (UNSA) serta kegiatan-kegiatan ekstra Universitas (pengabdian masyarakat), Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Samawa bertekad untuk meningkatkan mutu universtas secara kompeherensif. Hal tersebut dibuktikan dengan komitmennya melalui program kerja yang telah disosialisasikan kepada keluarga besar UNSA untuk kemudian mendapat dukungan dari Universitas.
Kegiatan tersebut berlangsung pada hari Sabtu, 24 September 2016, yang dipusatkan di Auditorium UNSA. Adapun pesertanya adalah seluruh dosen yang ada di lingkup UNSA. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Rektor UNSA. Adapun yang dibahas dalam sosialisasi tersebut adalah penyampaian materi Penelitian dan Abdimas (edisi X) dan Program Insinas, yang disampaikan oleh Dr. (Can). Ieke Wulan Ayu, M.Si selaku Ketua LPPM UNSA, Indeks Kinerja Penelitian Perguruan Tinggi, yang disampaikan oleh Rama Prangeta, ST.,M.Eng selaku anggota LPPM UNSA, penyampaian program kerja 2016-2017 oleh Jhon Kennedy, M.Pd selaku sekretaris LPPM UNSA, penyampaian pengelolaan Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Kerjasama, oleh Lukman Hakim, M.Si, Rudi Masniadi, ME, dan Dedi Syafikri, M.Si selaku Wakil Ketua LPPM UNSA Bidang Penelitian dan Bidang Pengabdian Masyarakat.
Penjabarannya adalah kebijakan (Ditjen Penguatan Risbang) untuk meneingkatkan mutu penelitian masyarakat beseerta luarannya. Evaluasi setiap 3 tahun sekali (pengelompokan master Mandiri, Utama, Madya, dan Binaan). Sesuai hasil evaluasi data kinerja penelitian tahun 2013-2015, dan berdasarkan Surat Nomor 2331/DRPM/TU/2016 tanggal 18 Agustus 2016 menetapkan PTN dan PTS masuk dalam 3 klaster : sebanyak 25 Perguruan Tinggi kelompok klaster Mandiri, sebanyak 73 Perguruan Tinggi kelompok klaster Utama, sebanyak 160 Perguruan Tinggi kelompok klaster Madya, dan sebanyak 1.219 Perguruan Tinggi kelompok klaster Binaan. UNSA termasuk dalam 160 Perguruan Tinggi masuk klaster Madya pada urutan ke 56. Kemudian berhak mengelola dana penelitian Desentralisasi sebesar Rp. 3 Milyar per tahun yang diperoleh melalui mekanisme kompetitif. Melalui peningkatan kinerja penelitian dan pengabdian masyarakat terhadap : bidang unggulan Perguruan Tinggi, manajemen penelitian (kelembagaan, SOP, forum ilmiah), luaran penelitian (publikasi, jurnal, pemakalah, HAKI, bahan ajar), dan Revenue Genetaring (kontrak kegiatan dan unit bisnis). Sukses untuk LPPM UNSA.

img-20160924-wa0020

img-20160924-wa0061

Share Now

Heri Kurniawan

More Posts By Heri Kurniawan

Related Post

Leave us a reply