SERTIFIKASI DOSEN UNSA : SECARA RESMI MENERIMA SERTIFIKAT DARI KEMENRISTEKDIKTI

Dosen Universitas Samawa (UNSA) yang memiliki kualifikasinya 100% memenuhi kriteria sebagai dosen berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2009. Unsa memiliki 105 dosen dan dosen tersebut bergelar Profesor, S3 dan S2. Dalam hal ini pemerintah pusat melalui Kemenristek Dikti memberikan penghargaan bagi para dosen yang dianggap telah memenuhi kriteria dalam pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu riset (penelitian), pengabdian masyarakat dan pengajaran dalam program Sertifikasi Dosen (Serdos).
Dosen yang akan diikutsertakan dalam serdos adalah bagi dosen yang memiliki jabatan fungsional (jafung) baik sebagai Assisten Ahli, Lektor maupun Guru Besar, kemudian memiliki Invassing atau penyetaraan golongan atau kepangkatan seperti PNS. UNSA memenuhi 100% pendataan tersebut. Bagi dosen yang memenuhi syarat maka akan ada beberapa tes atau langkah selanjutnya yaitu Tes Potensi Akademi (TPA) dan TOEFL, kemudian deskripsi diri atau eksistensi diri dalam mengimplementasikan Tri Darma Perguruan Tinggi, penliaian persepsional dari teman sejawat (dosen), mahasiswa dan atasan. Untuk diketahui bahwa UNSA baru 3 tahun terakhir mendapatkan serdos khusus bagi dosen tetap yayasan (diluar dosen PNS), walaupun baru 3 tahun namun yang sudah mendapatkan sertifikasi dosen sudah berjumlah 22 dosen atau 25%.
Dosen yang telah lulus tersebut terbagi dalam dua gelombang setiap tahunnya, dan dosen yang telah lulus serdos gelombang II tahun 2015 sebanyak 8 dosen secara resmi tanggal 20 April 2016 menerima sertifikat pendidik sebagai dosen (pendidik) professional dari Kemenristekdikti melalui lembaga Universitas Samawa, yang kemudian diserahkan secara langsung oleh DR. I Nyoman Sutama, MM selaku Wakil Rektor I bidang Akademik kepada seluruh dosen serdos gelombang II tersebut. Artinya mereka secara resmi telah diakui oleh Negara sebagai dosen (pendidik) professional di Negara ini.
Syafruddin, SE.,MM selaku dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis sekaligus sebagai dosen yang telah serdos menyatakan bahwa kami akan meningkatkan kualitas dalam menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi sesuai dengan kepercayaan dan tanggungjawab yang telah diberikan pada kami, disisi lain beliau juga menyampaikan bahwa diyakini dalam 4-5 tahun kedepan dosen Unsa sudah 80 % mendapatkan sertifikasi dosen. Sertifikasi dosen tersebut merupakan bagian dalam peningkatan great atau kualitas kampus itu sendiri. Sertifikasi dosen juga dihajatkan sebagai tuntutan kompetensi pendidik atau ilmuan. Sertifikasi dosen tersebut sangat membantu prodi-prodi tempat bernaung dosen-dosen tersebut dalam meningkatkan poin akreditasi prodi masing-masing.
Seperti diketahui bahwa dosen-dosen yang mendapatkan serdos tersebut akan mendapatkan tunjangan dari pemerintah pusat setiap bulannya sesuai dengan pangkat atau golongannya. Ketika gaji PNS naik maka secara otomatis tunjangan serdos tersebut akan mengikuti. Dosen-dosen tersebut wajib melaporkan perkembangan dirinya dalam menerapkan penelitian, pengajaran dan pengabdian kepada masyarakat setiap 1 tahun ajaran kepada pangkalan data Dikti. Diharapkan kedepan 100 % dosen UNSA akan mendapatkan Serdos dan meningktakan kualitas dalam mengimplementasikan Tri Darma Perguruan Tinggi. Sukses.

Share Now

Heri Kurniawan

More Posts By Heri Kurniawan

Related Post

Leave us a reply