Selamat Bagi Para Dosen UNSA Yang Lulus Sertifikasi Dosen

Universitas Samawa yang dikenal dengan kampus Good Praktice memiliki dosen yang kualifikasinya 100 % memenuhi kriteria sebagai dosen berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2009. Unsa memiliki 105 dosen dan dosen tersebut bergelar Profesor, S3 dan S2. Dalam hal ini pemerintah pusat melalui Kemenristek Dikti memberikan penghargaan bagi para dosen yang dianggap telah memenuhi kriteria dalam pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu riset (penelitian), pengabdian masyarakat dan pengajaran dalam program Sertifikasi Dosen (Serdos). Dalam hal ini dilakukan penyaringan secara selektif dan professional bagi para dosen yang secara normatif/formal diakui oleh Negara dan memenuhi kriteria sebagai dosen serta bernaung dibawah kampus yang memang secara administratif/pendataan sangat lengkap. Unsa menjadi bagian dari kampus yang dimaksud.
Syarat dosen yang akan diikutsertakan dalam serdos adalah bagi dosen yang memiliki jabatan fungsional (jafung) baik sebagai Assisten Ahli, Lektor maupun Guru Besar, kemudian memiliki Inpassing atau penyetaraan golongan atau kepangkatan seperti PNS. UNSA memenuhi 100% pendataan tersebut sehingga banyak dosen UNSA yang sudah serdos. Bagi dosen yang memenuhi syarat maka akan ada beberapa tes atau langkah selanjutnya yaitu Tes Potensi Akademi (TPA) dan TOEF/TOEFL, kemudian deskripsi diri atau eksistensi diri dalam mengimplementasikan Tri Darma Perguruan Tinggi, penliaian persepsional dari teman sejawat (dosen), mahasiswa dan atasan. Untuk diketahui bahwa UNSA baru 3 tahun terakhir mendapatkan serdos khusus bagi dosen tetap yayasan (diluar dosen PNS), walaupun baru 3 tahun namun yang sudah mendapatkan sertifikasi dosen sudah berjumlah 24 dosen atau 28%, ditambah dengan empat dosen yang tahun 2016 ini baru saja menerima pengumuman kelulusannya, sehingga total dosen UNSA yang sudah serdos sampai tahun 2016 adalah 28 dosen atau 30 %.
Dosen-dosen yang baru saja menerima pengumuman kelulusan tahun 2016 ini diantaranya, Jhon Kennedy, M.Pd (FKIP), Sri Nurhidayati, MPA (FISIP), Asrul Hamdani, M.Si (Pertanian & Perikanan) dan Roos Nanasucihati, MM (FEB). Civitas akademika UNSA mengucapkan selamat kepada empat dosen yang telah lulus serdos tersebut dan tetap berjuang bagi dosen yang belum mendapatkan kesempatan. Prof. Dr. Syaifuddin Iskandar, M.Pd selaku Rektor UNSA dengan optimis mengatakan bahwa dalam 4-5 tahun kedepan dosen Unsa sudah 80 % mendapatkan sertifikasi dosen. Sertifikasi dosen tersebut merupakan bagian dalam peningkatan great atau kualitas kampus itu sendiri. Sertifikasi dosen juga dihajatkan sebagai tuntutan kompetensi pendidik atau keilmuan. Sertifikasi dosen tersebut sangat membantu prodi-prodi tempat bernaung dosen-dosen tersebut dalam meningkatkan poin akreditasi prodi masing-masing, dan UNSA sudah memiliki 4 prodi yang terakreditasi B dan diharapkan pada akreditasi berikutnya diyakini UNSA memiliki prodi yang terakreditasi B sekitar 60-70 %. Mendapatkan akreditasi B sangat tidak mudah, sebab kampus-kampus besar pun masih terlalu banyak yang terakreditasi C. Tidak salah jika setiap tahun UNSA selalu mengalami peningkatan peringkat kampus secara nasional maupun internasional.
Dosen-dosen yang mendapatkan serdos tersebut akan mendapatkan tunjangan dari pemerintah pusat setiap bulannya sesuai dengan pangkat atau golongannya. Ketika gaji PNS naik maka secara otomatis tunjangan serdos tersebut akan mengikuti. Dosen-dosen tersebut wajib melaporkan perkembangan dirinya dalam menerapkan penelitian, pengajaran dan pengabdian kepada masyarakat setiap satu tahun ajaran kepada pangkalan data di kampus masing-masing. Diharapkan kedepan 100 % dosen UNSA akan mendapatkan Serdos dan meningktakan kualitas dalam mengimplementasikan Tri Darma Perguruan Tinggi.

Share Now

Heri Kurniawan

More Posts By Heri Kurniawan

Related Post

Leave us a reply