RISET DAN PENGABDIAN MASYARAKAT DOSEN UNSA SEMAKIN MENINGKAT

Sebagai tanggung jawab seorang akademisi, selain mengajar/pendidikan, riset dan pengabdian masyarakat juga tidak kalah pentingnya, sebab wujud nyata seorang akademisi tertuang dalam penelitian dan pengabdiannya. Kemenristekdikti dalam hal ini mempunyai banyak program bagi para dosen sebagai peluang atau kesempatan melakukan riset dan pengabdian masyarakat yang didanai penuh oleh pemerintah. Hal tersebut dilakukan oleh pemerintah dalam rangka memaksimalkan eksistensi para akademisi untuk menciptkana inovasi dari hasil riset yang sangat berguna bagi masyarakat, selain itu juga untuk proses pemberdayaan masyarakat agar masyarakat lebih inovatif dan kreatif dalam membangun kelompok masyarakatnya.

Atas peluang dan kesempatan itulah para dosen UNSA secara aktif mengikuti panduan dan program Kemerinstekdikti untuk melaksnakan program tersebut. Adapun program riset dan pengabdian masyarakat tersebut adalah program iptek bagi masyarakat (IBM), program iptek bagi kewirausahaan (IBK), program iptek bagi wilayah (IBW), program iptek bagi wilayah-corporate social responsibility (IBW-CSR), iptek bagi kreatifitas dan inovasi kampus (IBKIK), iptek bagi produk ekspor (IBPE), program kerjasama antar perguruan tinggi (HI-LINK), program KKN Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM), program iptek bagi produk unggulan daerah (IBPUD), program iptek bagi desa mitra (IBDM), dan lain-lain. Untuk mendapatkan program tersebut tentu tidak bisa begitu saja, memerlukan ide brilian dn proposal yang mampu menarik perhatian reviewer atau tim dari Kemenristekdikti.

Neri Kautsari,SP.,M.Si dan Desak Nyoman Damayanti,M.Kom adalah dua dosen UNSA yang telah lulus IBM nya tahun anggaran 2016, dan hanya mereka dosen di pulau Sumbawa yang telah lulus. Disamping itu juga beberapa PKM dan bentuk program lain juga telah diraih. Dalam IBM nya Neri Kautsari, S.Pi.,M.Si memberi judul “Kelompok Pembudidayaan Rumput Laut Desa Labuan Sangor yang Mengalami Kendala Ketersediaan Bahan”, sementara Desak Nyoman Damayanti memberi judul “Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Multimedia di Sekolah Luar Biasa Negeri Kabupaten Sumbawa”. Kedua IBM tersebut diharapkan akan memberikan manfaat dan pemberdayaan kepada masyarakat guna meningkatkan kualitas baik dari sisi ekonomi maupun pendidikannya. Dengan keaktifan para dosen, ditargetkan 60-80% kedepan dosen UNSA akan meraih program-program tersebut. Dalam melaksanakan riset dan pengabdian masyarakat, para dosen UNSA selalu melibatkan mahasiswanya demi terciptanya iklim akademik yang baik serta membiasakan mahasiswa melakukan hal-hal yang terbaik bagi masyarakat.

Selamat dan sukses.

Share Now

Heri Kurniawan

More Posts By Heri Kurniawan

Related Post

Leave us a reply