Rektor UNSA Tantang Mahasiswanya Formulasikan Obat Bius Berbahan Kentut

  • By
  • Posted In

Universitas Samawa (UNSA) kembali melaksanakan workshop penulisan proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) guna meningkatkan kapasitas riset mahasiswa dan dosen untuk mempersiapkan PKM tahun anggaran 2018. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Sri Bonyo UNSA pada hari Sabtu, 14 Oktober 2017. Adapun pematerinya adalah Rektor UNSA, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Tim Reviewer UNSA. Sementara pesertanya adalah para mahasiswa yang dipersiapkan untuk mengikuti PKM.

Rektor Universitas Samawa (UNSA), Prof. Dr. Syaifuddin Iskandar, M.Pd., ketika membuka kegiatan tersebut menantang para peserta workshop untuk menciptakan obat bius dari kentut manusia.“Kalau ada yang mampu memformulasikan kentut manusia menjadi obat bius, ini memang jorok tapi akan prestisius. Kan selama ini, kalau mau operasi kan disuntik dulu dikasi bius dan sakit. Coba diramu kentut itu bisa dijadikan bius yang hanya dihirup langsung pingsan, kan efisien,” kata Prof. Syaifuddin. Tantangannya tersebut seketika memecah suasana yang tegang dan hanya ada suaranya sambutannya berubah menjadi ruangan yang dipenuhi gelak tawa para dosen dan mahasiswa peserta workshop.

Namun Rektor UNSA cuek dengan tanggapan tersebut, malah dia mengusulkan bahan formula bius dari kentut manusia tersebut dapat dicampur dengan bahan lain asal bukan bahan narkoba. Saat ini UNSA merupakan perguruan tinggi swasta (PTS) berstatus grid 3 dalam hal PKM dengan jumlah proposal PKM sebanyak 150 hingga 175 proposal. Berbagai proposal PKM yang diajukan mahasiswa UNSA telah mampu bersaing di tingkat Nasional bahkan masuk dalam 20 besar yang bersaing dengan PTN ternama di Pulau Jawa.

Share Now

More Posts By

Related Post

Leave us a reply

Translate »