MENANG HIBAH KKN-PPM DIKTI, KKL UNSA BINA PETANI DI DESA BERORA

  • By
  • Posted In

Latar belakang digagasnya program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) ini bertitiktolak dari masalah utama yang dihadapi petani Desa Berora, secara kuantitas nilai produksi padi yang dihasilkan setiap tahunnya tergolong tinggi, namun sayangnya produktivitas yang tinggi ini belum mampu mengangkat taraf hidup petani pada tingkat sejahtera dan hal ini berlangsung secara berkelanjutan. Berdasarkan permasalahan ini maka perlu adanya peningkatan kuantitas dan kualitas pertanian yang secara ekonomi mampu memberika nilai tambah terhadap para petani. Artinya selain pembenahan dari sisi teknis pertanian para petani harus memiliki posisi tawar yang besar guna meningkatkan pendapatan, mampu memenuhi kebutuhan keluarga, serta mampu bersaing dalam pasar.

Untuk mencapai tujuan tersebut, secara inovatif para mahasiswa KKL UNSA di Desa Berora melalui program KKN-PPM ini menggunakan metode pelatihan/penyuluhan dan pendampingan intensif kepada para petani. Adapun transfer IPTEK pada kegiatan pelatihan/penyuluhan antara lain : 1) pengelola lahan pertanian yang baik; 2) pengenalan dinamika teknologi pertanian terkini; 3) pendidikan manajmen usaha tani; dan 4) pengelolaan bahan baku hasil pertanian (agroindiustri). Keempat program tersebut menjadi program unggulan kelompok mahasiswa KKL UNSA angkatan XIX yang sudah ditempatkan di Desa Berora Kecamatan Lopok sejak tanggal 1 Agustus 2017 lalu.

Implementasi kegiatan pelatihan/penyulahan dimulai pada hari Ahad, 27 Agustus 2017 bertempat di Balai Pertemuan Desa Berora dan secara resmi dibuka oleh Kades Berora, Bapak Abdul Murad, MS. Dalam sambutannya, Kades Berora sangat mengapresiasi program ini, dan beliau menegaskan bahwa ini adalah pertama kali dalam sejarah mahasiswa yang pernah KKL di Desa Berora mengadakan pelatihan kepada petani dengan tema dan konsep yang sangat lengkap. Beliau juga menuturkan bahwa program ini sangat bermanfaat bagi petani Desa Berora. Pelaksanaan program KKN-PPM hari pertama (Ahad kemarin) dihadiri oleh lebih kurang 50 orang petani Desa Berora. Acara berjalan lancar dan khidmat, peserta sangat serius dan antusias menikuti pelatihan/ penyuluhan. Hal ini terbukti dari banyaknya pertanyaan peserta pelatihan pada sesi diskusi. Adapun pemateri dari seluruh kegiatan tersebut adalah para dosen pertanian dan dosen ekonomi UNSA yang sangat berkompeten di bidangnya masing-masing, diantaranya Syahdi Mastar, M.Si yang memaparkan tentang pengelolaan lahan pertanian yang baik, dan praktek pembuatan pupuk kompos yang baik, kemudian Heri Kusmayadi, MP yang memaparkan tentang dinamika teknologi pertanian terkini, Rudi Masniadi, ME yang memamarkan tentang manajemen usaha pertanian dan strategi pemasaran, dan Wening Kusumawardani, MP yang memamarkan tentang Pengelolaan Bahan Baku Hasil Pertanian Komuditas Unggulan Daerah (Agroindiustri). Program tersebut secara langsung didanai oleh Kemenristekdikti, sebab program tersebut bagian dari hibah Dikti yang dimenangi oleh tim UNSA.
Program KKN PPM tersebut salah satu hibah Dikti yang diperebutkan oleh seluruh Universitas di Indonesia, dan UNSA berhasil memenangi program tersebut melalui proposal yang berjudul “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Implementasi Corporate Farming sebagai Upaya Meningkatkan Pendapatan Petani Di Desa Berora Kecamatan Lopok”. Adapun tim pengusulnya adalah Rudi Masniadi, SE., ME (Ketua/Dosen FEM), Syafruddin, SE., MM (Anggota1/Dosen FEM), dan Yadi Hartono, M.Si (Anggota 2/Dosen FPP). Rudi Masniadi, ME selaku ketua tim menyatakan bahwa dengan terlaksananya seluruh rangkaian program KKN PPM ini, target yang ingin dicapai adalah adanya peningkatan kuantitas dan kualitas produksi padi, sehingga mampu meningkatan pendapatan yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan petani. Luaran yang direncanakan sebagai output akhir dari program ini adalah : 1) publikasi pada Jurnal Ilmiah UNSA Progress; 2) publikasi pada media masa (cetak dan elektronik); dan 3) materi pelatihan/penyuluhan akan dibuatkan buku bahan ajar untuk mata kuliah Ekonomi Pertanian.

Share Now

More Posts By

Related Post

Leave us a reply

Translate »