MELALUI PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT (PKM) KEMENRISTEK – DIKTI  2018 UNSA MEMBERIKAN PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KEPADA KELOMPOK TANI LAHAN KERING DAN KELOMPOK WANITA SAYANG KELUARGA DI DESA LESENG KECAMATAN MOYO HULU

Setelah menang Hibah PKM tahun 2018 UNSA telah melakukan kegiatan dalam mensukseskan pelaksanaanya. Bentuk kegiatan yang telah dilakukan adalah pelatihan dan pendampingan. Kegiatan pelatihan berhubungan dengan pengolahan jagung, dan teknik budidaya serta penanganan pasca panen jagung. Keberadaan program ini sangat di respon positif oleh masyarakat setempat hal tersebut terlihat dari jumlah peserta yang berpartisipasi cukup banyak yaitu 25 Orang, dan tidak hanya berasal dari Desa Leseng saja tetapi dari Desa lainnya yaitu Desa Pernek dan Desa Sebasang. Heri Kusnayadi, MP menjelaskan bahwa kegiatan ini sangat di tunggu oleh masyarakat yang ingin meningkatkan pendapatan ekonomi keluarganya melalui budidaya pertanian dan olahan hasil jagung. Heri Kusnayadi, MP juga menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan pada dua kelompok yang telah ada sebelumnya yaitu kelompok Budidaya Jagung Lahan Kering dan Kelompok Wanita Rumpi Sayang Keluarga, kedua kelompok ini secara administratif berada di Desa Leseng Kecamatan Moyo Hulu. Pada kesempatan yang sama Yadi Hartono, M. Si, selaku narasumber menjelaskan teknik pemasaran dapat dilakukan melalui dua cara yaitu dengan cara konvensional dengan penitipan ke berbagai kios dan toko-toko yang terdapat di Kecamatan Moyo Hulu bahkan Kota Sumbawa, sedangkan pemasaran secara online mengunakan media sosial seperti facebook, instagram, atau whatsup  yang jangkauannya lebih luas. Selain Yadi Hartono, M.Si, Wening Kusumawardani, MP, yang juga selaku narasumber PKM menjelaskan bahwa jagung dapat diolah menjadi berbagai bentuk olahan seperti Brownis, Dodol jagung, Jagung Semarang serta Emping Jagung, akan tetapi pada pelatihan PKM ini telah diproduksi olahan dalam bentuk brownies dan dodol jagung beraneka rasa, serta jagung semarang. Olahan telah dikemas menggunakan kemasan yang menarik dengan lebel kelompok usaha. Hasil olahan telah dipasarkan diberbagai tempat seperti di KOPMA Universitas Samawa, dan telah dipublikasikan pada berbagai media social seperti facebook dan whatsapp. Harapan masyarakat terhadap program PKM ini agar tetap dilanjutkan untuk membantu masyarakat dalam penanganan dan peningkatan nilai jual jagung. Kedepannya UNSA akan terus melakukan pendapingan terhadap semua kelompok binaannya.

Share Now

Heri Kurniawan

More Posts By Heri Kurniawan

Related Post

Leave us a reply