MAHASISWA KKL UNSA MENGINISIASI DESA BAJO SEBAGAI DESA BINAAN KAWASAN KEMARITIMAN

  • By
  • Posted In

 

Mahasiswa KKL UNSA kelompok XXII melaksanakan program KKLnya selama dua bulan di desa Bajo Kecamatan Utan. Ada banyak program kerja yang sudah diparipurnakan bersama pemerintah desa setempat, Karang Taruna serta pembimbing KKL. Salah satu agenda pemberdayaan yang dilakukan oleh mahasiswa KKL tersebut adalah menjadikan kawasan pulau tersebut sebagai kawasan konservasi perairan di Kabupaten Sumbawa. Hal tersebut dilakukan akan kesadaran mahasiswa-mahasiswa KKL betapa pentingnya kebijakan pemerintah memfokuskan untuk pemanfaatan di bidang kelautan dan perikanan untuk mewujudkan pembangunan daerah, termasuk melalui dunia pariwisata. Terkait dengan program tersebut yang juga bertepatan dengan HUT RI ke 71, mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Angkatan XVIII Kelompok XXII Universitas Samawa (UNSA) melaksanakan kegiatan upacara bendera memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 71 di Pulau Bedil, desa Labuan Bajo kecamatan Utan, sebagai refleksi atau stimulasi dalam melaksanakan program pemberdayaan tersebut. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKL tersebut mengajak Karang Taruna desa setempat . ketua KKL kelompok XXII, Abdul Rauf menilai bahwa kegiatan tersebut sangat menarik karena dilakukan pengibaran 1000 bendera merah putih di Pulau Bedil. Adalah hal yang sangat langkah yang dilakukan oleh semua pihak. Kami melakukan hal ini bukan semata-mata karena langkahnya apa yang kami lakukan, namun lebih kepada nilai persatuan untuk menjaga dan melestarikan pulau-pulau sebagai asset daerah dan bangsa untuk generasi emas kita, terlebih konsep ekonomi kita saat ini lebih fokus ke kelautan, perikanan dan pariwisata. Ini merupakan wujud nyata sebagai implementasi semangat kemerdekaan, minimal kami mengajak warga sekitarnya untuk peduli akan lingkungannya masing-masing, sambungnya.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir kepala desa Labuan Bajo, dosen pembimbing KKL, Polmas Labuan Bajo, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan yang lainnya. bertindak sebagai Pembina upacara adalah kepala desa Labuan Bajo. Dalam hal tersebut kepala desa Labuan Bajo. Telana AM memberikan apresiasi yang sangat luar bagi khususnya bagi mahasiswa KKL dan karang Taruna, ini merupakan salah satu wujud dalam memaknai HUT RI dan nilai-nilai perjuangan para pahlawan kita. untuk itu melalui momentum ini kita wujudkan visi pembangunan nasional yaitu menjadikan bangsa Indonesia sebagai poros maritim dunia. Cetusnya.
Dedi Syafikri, M.Si selaku pembimbing KKL mengatakan, hal tersebut merupakan salah satu refleksi atas kecintaan dan penghormatan terhadap NKRI, pejuang dan kemaritiman RI. Mengingat Indonesia Negara dengan luas wilayah perairan 17.000 kilometer, dan nenek moyang kita adalah seorang pelaut. Provinsi NTB dan Kabupaten Sumbawa juga merupakan wilayah kepulauan. Demikian pula tanpa disadari bahwa sumber mata pencaharian berasal dari laut, dengan jumlah potensi ekonomi kemaritiman tidak kurang dari Rp 300 Triliyun setiap tahun, angka tersebut cukup, bahkan lebih untuk membiayai pendidikan Indoensia yang besarnya sekitar 200 triliun dalam APBN 2016. Karenanya menurut ketua Bidang Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNSA ini, hakikat dari pembangunan dan ekonomi kita sejatinya tidak hanya di darat namun harus di fokuskan ke laut, kekayaan kemaritiman kita layaknya Raksasa Yang Maish Tertidur. Momen ini diharapkan masyarakat akan kembali kepada jati diri dan budaya sebagai masyarakat bahari dan Negara maritime sehingga apa yang menjadi cita-cita besar pembangunan nasional melalui laut ini dapat terwujud. Oleh karena itu tindakan nyata dari apa yang kami lakukan bersama mahasiswa KKL ini adalah pihaknya akan menjadikan desa Bajo sebagai desa binaan karena sangat potensial sebagai kawasan kemaritiman atau sebagai salah satu Kawasan Konservasi Perairan jenis Taman Wisata Perairan (KKP-TWP) pulau keramat, Bedil dan Temudong (KaBeTe) di kabupaten Sumbawa.

IMG-20160818-WA0039

IMG-20160818-WA0038_1

IMG-20160818-WA0033

Share Now

More Posts By

Related Post

Post Comments

1 Comment

    • Dany Mochtar

      Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai Desa Binaan.
      Dengan membaca artikel anda, pemahaman saya tentang hal tersebut menjadi bertambah.
      Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis yang bisa anda kunjungi di Pengabdian Masyarakat

Leave us a reply

Translate »