Lolos Proposal PHBD, UNSA Penyumbang Proposal Terbanyak di Kopertis Wilayah XIII

Kementrian Ristek dan Dikti memberikan peluang yang seluas-luasnya kepada perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk melaksanakan program pengabdian masyarakat melalui berbagai program dari Dikti. Kampus merupakan lembaga yang wajib dan strategis melaksanakan fungsi pengabdiannya kepada masyarakat, karena itulah Dikti menyediakan anggaran untuk diserap oleh perguruan tinggi dalam upaya pemberdayaan masyarakat melalui program pengabdian masyarakat. salah satu program tersebut adalah Program Hibah Bina Desa (PHBD). Program yang diperebutkan oleh seluruh perguruan tinggi di Indonesia tersebut menempatkan Universitas Samawa sebagai penyumbang proposal terbanyak di wilayah Kopertis wilayah XIII Bali dan Nusa Tenggara. Hal demikian merupakan indikator keseriusan UNSA melaksanakan fungsi pengabdiannya kepada masyarakat. melalui berbagai tahap, UNSA meloloskan 1 PHBD, dan UNSA merupakan satu-satunya perguruan tinggi di NTB yang berhasil mendapatkannya.
Didin Najimuddin, ST.,MT adalah dosen yang berhasil meloloskan proposal pengabdian masyarakat dengan judul “Optimalisasi Embung Rakyat Untuk Meningkatkan Debit Guna Mengairi Pakan Ternak Desa Poto”. Latar belakang lahirnya ide ini adalah mengingat Desa Poto adalah salah satu desa di kecamatan Moyo Hilir yang mempunyai peternakan sangat banyak dan luas lahan pegunungan yang besar Desa Poto terdiri dari 7 Dusun yaitu Dusun Poto, Dusun Bekat, Dusun Bekat Tengah, Dususn Bekat Pungka, Dusun Tengke A, Dususn Tengke B dan Dususn Samri. Permasalahan yang dirasakan oleh pemilik kelompok ternak Bunga Resa dan masyarakat desa poto umumnya adalah belum adanya upaya dan pengembangan yang baik dalam melakukan optimalisasi embung rakyat yang berhubungan dengan penggunaan air. Disamping itu tidak termanfaatkan embung rakyat sehingga sudah mengalami pendangkalan akibat tertahanya sedimentas sehingga debit air berkurang. Daerah yang di jadikan Lokasi PHBD adalah Dusun Dusun bekat tengah, dusun bekat pungka, Dusun Tengke A 102 kk dan Dusun Tengke B semua dusun tersebut merupakan pegunungan yang harus di perhatikan tentang masalah sosialnya dan yang paling banyak hewan ternak namun tidak ada pakan ternak yang jelas.
Untuk meningkatkan pemahaman warga masyarakat desa poto umumnya serta kelompok ternak hususnya kegiatan PHBD ini melakukan pelatihan yang intensif tentang teknologi irigasi tetes serta melakukan pendampingan cara memelihara pakan ternak agar rumput tetap sehat dengan demikian pakan ternak tetap subur. Pelatihan ini akan dilakukan selama satu hari dengan agenda kegiatan memberikan pemahaman kepada masyarakan teknologi irigasi tetes, cara membuat pakan yang berserat tinggi serta dampak perubahan akibat adanya kegiatan ini hususnya peningkatan ekonomi masyarakat.
Tujuan dari program PHBD adalah untuk meningkatkan kapasitas debit air dengan cara memberdayakan masarakat melakukan normalisasi sedimentasi embung rakyat kelompok ternak bunga resa
a) Bagi Masyarakat Sasaran
1. Dapat mendorong masyarakat untuk berpikir kreatif dalam memanfaatkan potensi lingkungan hususnya dalam memelihara pakan ternak yang berkelanjutan dengan memanfaatkan metode irigasi teten
2. Mendapatkan debit air embung rakyat setelah melakukan optimalisasi sedimentasi dengan demikian dapat digunakan untuk mengairi pakan serta dapat digunakan untuk keperluan minum ternak disekitar wilayah desa poto hususnya.
3. Membantu dan memudahkan masyarakat dalam mendapatkan air buat hewan serta buat penyiraman pakan ternak sampai dengan selesai kegiatan PHBD
4. Mendapatkan pakan ternak yang subur setelah di terapkan teknologi irigasi tetes yang berkelanjutan
5. Memberikan pengetahuan kepada masyarakat sekitar dalam menjaga dan cara penerapan sistem irigasi tetes dengan dilakukan pelatihan menggunakan teknologi irirgasi tetes
b) Bagi Mahasiswa
1. Sebagai media pengabdian masyarakat sesuai dengan tri dharma perguruan tinggi.
2. Sebagai sarana pemberdayaan masyarakat Desa Poto di Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa.
3. Mendapatkan sumber belajar yang baru untuk pendidikan berbasis masyarakat.
4. Menghasilkan program yang berjangka panjang
Kegiatan ini merupakan kegiatan yang dibiayai oleh pemerintah melalui pemenang PHBD dan dikategorikan sebagai bentuk pengabdian masyarakat dari kampus yang berhasil mendapatkan program tersebut. semoga dengan adanya pengabdian melalui PHBD ini, masyarakat peternak desa Poto dapat terbantukan menyelesakan permasalahan air untuk pakan ternak di desa Poto.

Share Now

Heri Kurniawan

More Posts By Heri Kurniawan

Related Post

Leave us a reply