LDM SM UNSA : MEMAKNAI ISRA MI’RAJ MELALUI RIHLAH DAN TADABBUR ALAM

 

Isra Mi’raj merupakan dua bagian dari perjalanan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW, dalam waktu satu malam saja. Kejadian ini merupakan salah satu peristiwa penting bagi umat Islam, karena pada peristiwa ini Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam mendapat perintah untuk menunaikan salat lima waktu sehari semalam. Isra Mi’raj terjadi pada periode akhir kenabian di Makkah sebelum Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam hijrah ke Madinah. Peristiwa Isra Mi’raj terbagi dalam 2 peristiwa yang berbeda. Dalam Isra, Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam “diberangkatkan” oleh Allah SWT dari Masjidil Haram hingga Masjidil Aqsa. Lalu dalam Mi’raj Nabi Muhammad SAW dinaikkan ke langit sampai ke Sidratul Muntaha yang merupakan tempat tertinggi. Di sini Beliau mendapat perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan salat lima waktu.
Bagi umat Islam, peristiwa tersebut merupakan peristiwa yang berharga, karena ketika inilah salat lima waktu diwajibkan, dan tidak ada Nabi lain yang mendapat perjalanan sampai ke Sidratul Muntaha seperti ini. Walaupun begitu, peristiwa ini juga dikatakan memuat berbagai macam hal yang membuat Rasullullah SAW sedih. Peristiwa tersebut hanya dianugerahkan Allah kepada baginda, Nabi Besar Muhammad saw. Tentunya dalam perjalanan itu banyak sekali pelajaran dan hikmah yang dapat kita petik. Jika dalam perjalanan keluar kota saja kita dapat memetik banyak pelajaran, bagaimana kiranya dalam perjalanan menjelajah alam semesta yang tujuan utamanya adalah untuk bertemu dengan Allah.
Karena sejarahnya, peristiwa tersebut menjadi salah satu hari besar umat Islam. Banyak cara yang dilakukan dalam memaknai atau memperingati hari besar Islam tersebut. Salah satunya seperti apa yang dilakukan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Dakwah Mahasiswa Shirathal Mustakim (LDM-SM) Universitas Samawa (UNSA) Sumbawa Besar. Dalam hal ini LDM SM UNSA melaksanakan kegiatan Rihlah (rekreasi), dengan tema “Mendekatkan diri kepada Allah melalui tadabbur alam”. Kegiatan tersebut berlangsung hari kamis, 5 Mei 2016, yang dipusatkan di Labuhan Sawo Desa Penyaring Kecamatan Moyo Utara. Kegiatan dalam bentuk rihlah tersebut berisikan diskusi-diskusi keagamaan (islami) sambil mengenal alam ciptaan Allah. Selain itu, ajang tersebut juga dihajatkan sebagai ajang memperat tali silaturrahim dengan sesame. Mereka yang menjadi pemateri atau narasumber adalah para senior atau alumni yang pernah aktif di LDM semasa menjadi mahasiswa.
Lalu Zulham Simatupang selaku ketua Umum LDM-SM UNSA mengatakan bahwa kegiatan yang kami hajatkan dalam rangka menyambut Isra Mi’raj ini merupakan program kerja kami, dengan kegiatan ini diharapkan kepada anggota LDM agar lebih mencintai alam ciptaanNYA, sekaligus menambah wawasan keislaman kita. inilah bentuk liburan kami, tutup dari mahasiswa semester 6 tersebut.

IMG-20160506-WA0000_1

Share Now

Heri Kurniawan

More Posts By Heri Kurniawan

Related Post

Leave us a reply