KKL UNSA : Inovatif, Olahan Jambu Mente Jadi Produk Ekonomi Lokal Desa Luk

  • By
  • Posted In

Berinovasi dan memberikan kontribusi serta kemanfaatan bagi masyarakat tentu adalah hal yang paling dibutuhkan saat ini ditengah-tengah arus ekonomi yang penuh daya saing. Karena itulah diperlukan tingkat kreativitas dan kemauan yang tinggi untuk memanfaatkan sumberdaya yang ada menjadi sesuatu hal yang bernilai ekonomi dan bermanfaat. Pemberdayaan masyarakat inilah yang seharusnya gencar dilakukan oleh pemerintah secara khusus guna meningkatkan daya saing masyarakatnya. Berangkat dari hal tersebut, eksistensi mahasiswa KKL UNSA telah memberikan kontribusi dan kemanfaatan secara nyata guna memberikan kepemahaman kepada masyarakat untuk meningkatkan kreativitas dan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal yang ada di daerahnya masing-masing. Seperti apa yang dilakukan oleh kelompok KKL UNSA yang ada di desa Luk Kecamatan Rhee Sumbawa Besar, mereka membimbing masyarakat setempat membentuk ekonomi mikro masyarakat dengan memanfaatkan jambu mente yang memang banyak tumbuh di desa tersebut. Dibawah bimbingan Ade Mariyam Oklima, SP.,M.Si selaku pembimbing KKL tersebut, para mahasiswa KKL membantu masyarakat setempat memberikan stimulasi positif membangun ekonomi lokal. Dimulai dengan sosialisasi ekonomi kreatif, pembentukan kelompok usaha, kemudian dilaksanakan pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat setempat. Mereka mengajarkan masyarakat setempat mengelolah jambu mente menjadi produk olahan kemasan bernilai ekonomi, yaitu abon jambu mente dan sirup jambu mente.  Masyarakat dibagi menjadi dua kelompok, yaitu usaha mikro “Kemang Mampis” di Luk Karya dan “Ai Panan” di Luk Indah. Produk olahan tersebut telah dikemas dengan sedemikian bagusnya yang siap di pasarkan, hebatnya lagi produk olahan dari desa Luk tersebut akan dipamerkan di stand UMK Diskoperindag sebagai produk olahan lokal desa Luk atas binaan mahasiswa KKL UNSA. Ibu Sumiati selaku warga desa Luk sangat mengapresiasi inovasi dan pemberdayaan yang dilakukan oleh mahasiswa-mahasiswa KKL UNSA yang benar-benar memberi kemanfaatan bagi warga, beginilah KKL yang sebenarnya, kami salut dan kami sangat berterimakasih kepada UNSA, tutupnya. Sementara itu, Ade Mariyam Oklima, SP.,M.Si menyatakan bahwa kedepan, produk tersebut akan terus dipromosikan melalui UMKM daerah di berbagai event dan kegiatan-kegiatan lainya agar produk tersebut menjadi produk andalan daerah tersebut dan bernilai ekonomis yang tinggi bagi masyarakat, serta daerah tersebut akan terus dibina oleh tim UNSA untuk menciptakan ekonomi kreatif bagi masyarakat, yang pada akhirnya desa tersebut menjadi sentra olahan jambu mente di Kabupaten Sumbawa, hebatkan, tutup dosen muda bersahaja tersebut.

Share Now

More Posts By

Related Post

Leave us a reply

Translate »