JUSUF KALLA : BERANI MEMULAI, KARENA BERWIRAUSAHA TIDAK ADA TEORINYA

Universitas Samawa (UNSA) begitu berbangga hati, sebab untuk pertama kalinya Wakil Presiden Republik Indonesia Bapak HM. Yusuf Kalla mengunjungi UNSA untuk memberikan kuliah umum. Kedatangan wapres tidak lepas dari usaha yang dilakukan Prof. Din Syamsuddin selaku ketua dewan penyantun UNSA. Kedatangan Wapres merupakan sejarah bagi UNSA. Kedatangannya pun sangat ditunggu-tunggu khususnya oleh keluarga besar UNSA, sebab ada banyak hal yang ingin dititipkan kepada orang nomor 2 di Republik ini, khususnya terkait dengan kondisi UNSA saat ini.

Terkait dengan kuliah umum yang disampaikan oleh Bapak Yusuf Kalla, UNSA memberikan tema “ Strategi Membangun Dunia Kewirausahan”. Tema ini dipilih mengingat pak wapres merupakan seorang pengusaha yang sukses di tanah air. Dalam penyampainnya, Yusuf Kalla menyatakan bahwa dalam berwirausaha itu yang terpenting adalah semangat dan kreatifitas serta mau memulainya. Potensi Sumbawa yang sangat luar biasa sejatinya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat jika para generasi muda khsusunya mau memulai usaha dengan memanfaatkan potensi lokal, misalnya Susu kuda liar dijadikan keju, dan potensi lokal lainnya. Yusuf Kalla juga menyampaikan bahwa jangan hanya ingin menjadi PNS, sebab PNS tidak akan pernah kaya dan saat ini pun sedang di moratorium mengingat untuk efisiensi anggaran dan memang belum urgen, sehingga baiknya menciptakan lapangan pekerjaan sendiri, agar bisa memperkerjakan orang lain, minimal memperkerjakan diri sendiri. Negara tidak akan bisa maju dan membangun jika masyarakatnya tidak mau menjadi pengusaha, oleh karena itu mari memulai usaha, sebab usaha tidak ada teorinya juga, yang terpenting punya kemauan. Dalam hal ini Bapak Wapres mencontohkan bagaimana bapak saya yang memang tidak tamat SD namun bisa menjadi pengusaha sukses, Bill Gate adalah orang terkaya di dunia pun tidak tamat sekolah. Menjadi pengusaha sama halnya dengan kita belajar bersepeda, serajin apapun kita meembaca teori keseimbangan, tetap saa kita akan jatuh ketika kita bersepeda, namun seandainya bersepeda itu dilakukan terus menerus maka kita akan sangat mahir bersepeda, begitu juga dengan menjadi pengusaha, berani memulai saja. Dalam pernyataan penutupnya, bapak wapres menitipkan pesan, bahwa peningkatan mutu pendidkan adalah hal yang sangat penting. Kemudian generasi muda harus berani memulai untuk menjadi pengusaha sukses, agar kedepanya kita tidak lagi menjadi konsumen saja, namun harus menjadi pencipta atau pengusahanya. Antusias para peserta dalam bertanya pun tidak terelakkan. Kondisi ini pun membuat bapak wapres memuji mahaiswa dan dosen UNSA yang sangat luar biasa.

IMG-20160721-WA0056

IMG-20160720-WA0149

IMG-20160720-WA0073

Share Now

Heri Kurniawan

More Posts By Heri Kurniawan

Related Post

Leave us a reply

Translate »