Inovasi : Pemanfaatan Feses Sebagai Bahan Dasar Pupuk

  • By
  • Posted In

Pangan adalah kebutuhan paling hakiki yang menentukan kualitas sumber daya manusia (SDM) bangsa dan stabilitas sosial politik suatu negara. Di negara dengan pengeluaran pangan penduduknya besar selalu dijumpai potensi masalah kekurangan pangan. Kekurangan pangan tersebut dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya adalah masalah inovasi dalam memanfaatkan bahan dasar yang ada disekitar untuk pupuk, jika bisa dilakukan dan inovasi, maka petani bisa lebih mandiri dan hasilnya pun lebih meningkat. Dalam aktivitas usaha tani hortikultura, pupuk merupakan salah satu faktor pendukung keberhasilan dalam kegiatan budidaya tersebut. namun seperti yang kita ketahui banyak masyarakat yang menggunakan pupuk bahan kimia untuk meningkatkan kesuburan tanamannya. sebenarnya banyak bahan-bahan alami yang bisa dijadikan pupuk organik, seperti misalnya kotoran sapi, sekam kayu dan lain sebagainya

Berangkat dari hal tersebut, mahasiswa KKL UNSA kelompok XXII angkatan XIX melaksanakan kegiatan sosialisasi yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi mikro melalui perbaikan menu keluarga, menumbuhkan kesadaran keluarga agar mengenali dan mengetahui sumber-sumber pangan dan horti yang ada disekitar kita serta menumbuhkan kesadaran keluarga agar mau dan mampu memanfaatkan lahan pekarangan menjadi sumber pangan dan gizi keluaraga terutama untuk masyarakat desa Dete kecamatan Lape yang sebagian besar lahan pekarangannya relative kecil. Sosialisasi tersebut bertemakan “ “PELATIHAN DAN PENYULUHAN PEMANFAATAN FESES SEBAGAI BAHAN DASAR PUPUK ORGANIK UNTUK BUDIDAYA TANAMAN HORTIKULTURA”. Dengan adanya sosialisasi dan pelatihan tentang pemanfaatan pekarangan rumah ini diharapkam masyarakat desa Dete khususnya para ibu-ibu dapat mengetahui bagaimana cara pemanfaatan pekarangan rumah walaupun lahannya kecil namun dapat dimanfaatkan menjadi sebuah taman yang berisi berbagai jenis tanaman sehingga akan menjamin ketersediaan bahan pangan  guna pemenuhan gizi keluarga.

Dalam hal ini kami mahasiswa KKL UNSA mengadakan penyuluhan sekaligus pelatihan pemanfaatan feses sebagai bahan dasar pupuk organik untuk budidaya tanaman hortikultura guna menambah pengetahuan dan pendapatan ekonomi masyarakat terutama ibu-ibu rumah tangga. Ide ini muncul dikarenakan masih banyaknya halaman pekarangan warga yang cukup luas dan masih kosong, yang sangat tepat digunakan sebagai media tanam tanaman  hortikultura. Untuk menghindari kesalahan-kesalahn yang mungkin akan terjadi. Adapaun pemateri dalam kegiatan tersebut adalah ADY PURNAMA, ST. , M.Eng ” (Dosen Fakultas Teknik dan Pembimbing KKL) dari UNSA, bapak “ SYAHDI MASTAR S.P. , M.Si ” ( Dosen Fakultas Pertanian) dari UNSA dan perwakilan dari Dinas Pangan Kabupaten Sumbawa.

Share Now

More Posts By

Related Post

Leave us a reply

Translate »