Great Achievement untuk Prof. Ude


Dies Natalis Universitas Samawa Sumbawa Besar yang dirangkaikan dengan prosesi wisuda UNSA angkatan ke 20 berlangsung khidmat dan menjadi catatan sejarah setelah untuk pertama kalinya prosesi Wisuda dilaksanakan melalui rektor yang baru sebagai pengganti Prof. Dr. Syaifuddin Iskandar, M.Pd  (Prof. Ude) yang telah mengabdikan dirinya selama 20 tahun untuk Sumbawa secara khusus dalam mengembangkan pendidkan tinggi di pulau Sumbawa. Salah satu yang membuat khidmat prosesi wisuda tersebut adalah adanya penghargaan khusus kepada Prof. Ude selaku tokoh Sumbawa dan seorang guru besar satu-satunya yang mengabdikan dirinya di Tana Samawa. Pemberian penghargaan tersebut didasarkan atas kiprah Prof. Ude yang mampu mendirikan sebuah Perguruan Tinggi satu-satunya di Tana Samawa pada saat itu, penghargaan tersebut secara resmi langsung diwakili oleh Putra sulung Prof Ude yaitu Rama Prangeta SS, ST.,M.Eng. Terlebih ditengah gejolah pancaroba Orde Baru menuju Orde Reformasi yang sudah barang tentu sangat kental dengan keterbatasan instrument dan determinasi lainnya. Namun atas niat yang tulus serta pengabdian yang paripurna, Prof Ude mampu mendirikan sebuah rumah pendidikan tinggi dengan segala keterbatasan instrument yang dimilikinya. Rumah pendidikan itulah yang disebut Universitas Samawa (UNSA).

Bayangkan saat itu masih sangat terbatas para generasi Sumbawa yang memiliki pendidikan selevel sarjana, sementara pada saat yang sama kebutuhan akan SDM yang memiliki gelar sarjana sangat tinggi, akibatnya banyak generasi Sumbawa yang tidak memiliki akses untuk mendapat pekerjaan yang layak. Hanya orang-orang yang memiliki kondisi finansial yang tinggi yang mampu melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi dengan cara melanjutkan studi ke luar daerah, sehingga hanya merekalah yang memiliki masa depan yang cemerlang pada saat itu. Kondisi tersebut merupakan bentuk disparitas anak daerah dimana hanya yang kaya yang masa depannya semakin cemerlang, sementara masyarakat yang rata-rata sebagai petani kecil dan kehidupan ekonomi yang tidak begitu baik kurang mendapat kesempatan memiliki pekerjaan yang cukup baik. Namun dengan adanya UNSA, anak daerah menjadi berdikari dan mampu memiliki pendidikan yang lebih tinggi, serta pada akhirnya mampu bersaing dengan yang lainnya yang berasal dari Perguruan Tinggi dari luar daerah, kondisi tersebut manfaatnya dirasakan sampai saat ini. Ilustrasi tersebut adalah rentetan kecil dari perjalanan pengabdian Prof. Ude selama ini, sehingga pantaslah beliau disebut sebagai bapak pendidikan tinggi di Tana Samawa.

Atas jasa pengabdian, cinta kasih, agency, integritas, kredibilitas beliau sebagai tokoh pendidikan di Tana Samawa sekaligus sebagai pendiri Universitas Samawa itulah secara resmi beliau disematkan sebuah penghargaan tertinggi dalam moment wisuda UNSA. Ketika master of ceremony (MC) menyebut nama Prof. Ude, sontak seisi auditorium bergemuruh bertepuk tangan sembariu menghapus air mata mengenang perjuangan dan pengabdian prof. Ude. “Kami sayang prof, kami rindu prof, teruslah membimbing kami”, ungkap salah satu peserta wisuda UNSA angakatan ke 20.

Share Now

admin

More Posts By admin

Related Post

Leave us a reply