Dosen UNSA Raih Hibah 13 Penelitian dan Pengabdian

Dosen Universitas Samawa (UNSA) Sumbawa Besar memperoleh hibah penelitian dan pengabdian masyarakat melalui beberapa skim kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Ristek dan Perguruan Tinggi (Menristek Dikti) Tahun 2017. Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) UNSA, Dr. (Can) Ieke Wulan Ayu S.TP, M.Si mengatakan, hibah ini diperoleh sebagai respon atas proposal yang telah diajukan Tahun 2016 lalu. Sebelumnya dosen UNSA mengirim sejumlah proposal penelitian yaitu 15 proposal Penelitian Dosen Pemula, 6 Penelitian Fundamental, 2 Penelitian Produk Terapan, 1 penelitian kerjasama antar perguruan tinggi, dan 2 proposal penelitian desertasi doktor. Selain proposal penelitian, dosen UNSA mengajukan proposal pengabdian kepada masyarakat yaitu 17 Ipteks Bagi Masyarakat, 1 Iptek Bagi Inovasi Kreativitas Kampus dan 6 proposal KKN Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat. Di antara proposal yang diajukan tersebut sebut Ieke, beberapa skim dikabulkan Kemenristek Dikti yaitu 7 proposal Penelitian Dosen Pemula (PDP), 1 Penelitian Produk Terapan (PPT) 2 proposal desertasi doktor. Kemudian 1 proposal Ipteks Bagi Masyarakat dan 2 KKN Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat. Diakui Ieke, jumlah Penelitian Dosen Pemula yang diperoleh pada tahun ini menurun bila dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai 15 judul proposal. Menariknya pada tahun ini dosen UNSA telah mampu meraih hibah Penelitian Produk Terapan, hibah desertasi ditambah dengan KKN PPM. “Kemungkinan ini terjadi karena pemangkasan anggaran dari Kemenristek Dikti pada kegiatan penelitian dan pengabdian,” ujarnya.
Rektor UNSA, Prof. Dr. Syaifuddin Iskandar M.Pd mengapresiasi keberhasilan beberapa dosennya yang telah mampu meraih beberapa skim hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat pada tahun ini. Tentu ini tidak terlepas dari potensi sumber daya tenaga pendidik yang dimiliki UNSA yang kualifikasinya tidak diragukan lagi. Bahkan ditargetkan Tahun 2020 mendatang sudah ada 40 dosen UNSA akan bergelar doktor. “Jadi, kami berharap kepada pihak lain yang ingin bermitra dengan UNSA pada kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat, dosen-dosen kami sudah siap sesuai dengan kapakaran masing-masing,” imbuh Prof Ude—akrab guru besar ini disapa. Selain itu, tambah Prof Ude, secara kelembagaan unit kerja yang membidangi kegiatan penelitian dan pengabdian di UNSA yaitu LPPM pada tahun lalu telah mampu menaikkan kluster bidang penelitian dari sebelumnya binaan menjadi madya.
Sementara Adnan, M.Pd–dosen yang meraih dua hibah penelitian sekaligus mengaku sangat bersyukur karena di awal tahun 2017 mendapat surprise yang sangat luar biasa. Adnan—panggilan karib Kandidat Doktor ini menceritakan bagaimana proses yang dilaluinya sehingga mampu memperoleh dua hibah ini. Sebelumnya dia mengusulkan dua skim hibah penelitian yaitu hibah desertasi dan skim penelitian produk terapan. Ia dibantu tiga orang tim khusus untuk skim PPT. “Yang saya lakukan yaitu menyiapkan proposal lebih awal sehingga memiliki kesempatan melakukan revisi terhadap proposal itu. Jadi saya tidak terburu-buru mengerjakannya. Kalau gunakan system kebut hasilnya tidak maksimal,” kata Adnan mengungkap kunci suksesnya. Ia berharap pada tahun mendatang jumlah proposal yang lolos untuk skim penelitian dan pengabdian masyarakat semakin bertambah. Tentu keberhasilan itu tidak terlepas dari kepemimpinan Rektor UNSA yang selalu mengingatkan kepada para dosennya. Bahwa tugas dosen bukan hanya mengajar tetapi meneliti dan mengembangkan ilmu pengetahuan serta pengabdiannya kepada masyarakat.

Share Now

Heri Kurniawan

More Posts By Heri Kurniawan

Related Post

Leave us a reply

Translate »