BEM UNSA MENGIKUTI REMBUG DAN KONSOLIDASI NASIONAL BEM SE-INDONESIA DI JAKARTA

Dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia yang ke 71 dan sebagai ajang evaluasi bangsa dalam berbenah menuju Indonesia yang lebih baik, maka sejatinya peran mahasiswa sebagai agent of control dan agent of change harusnya lebih tajam, terlebih di era demokrasi. Jika era orde baru kekuatan mahasiswa sudah sangat teruji, maka era demokrasi ini semestinya lebih teruji lagi. Namun justru kondisi saat ini peran mahasiswa dalam demokrasi cenderung menurun dan tidak sedikit yang terkoptasi oleh gemerlapnya dunia politik.
Kepemimpinan dan kedaulatan bangsa merupakan masalah yang urgen bagi bangsa saat ini. pasca reformasi, stabilitas kehidupan bangsa masih belum menunjukan arah perubahan yang signifikan dan cendrung menurun. Di era konsolidasi demokrasi bangsa saat ini, sering menimbulkan ketidakpastian ekonomi, politik, hukum, pendidikan, termasuk juga budaya bangsa. Problematika kebangsaan yang semakin akut itulah menjadi topik penting pada kegiatan Rembug Nasional dan Konsolidasi Nasional BEM se- Indonesia yang berlangsung di Jakarta, pada tanggal 5-8 Agustus 2016. Problematika kebangsaan akan dibahas secara massif oleh Presiden Mahasiswa dari 182 Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se- Indonesia. Dalam hal ini BEM Universitas Samawa (UNSA) adalah satu-satunya Kampus yang diundang di Pulau Sumbawa. Mewakili NTB ada 3 kampus yaitu Unram, IAIN Mataram dan UNSA. Dalam hal ini UNSA memberangkatkan 3 mahasiswanya yaitu Erna Puspita (Presiden Mahasiswa/Ketua BEM UNSA), Tomi Saputra (Wakil Ketua BEM UNSA) dan Fatmawati (Sekretaris BEM UNSA). Kegiatan ini merupakan semangat baru mempersatukan mahasiswa yang akan berkonstribusi nyata untuk kemajuan bangsa yang lebih baik.

IMG-20160808-WA0088_1_1

Share Now

Heri Kurniawan

More Posts By Heri Kurniawan

Related Post

Leave us a reply