Alumni Banyak Yang Sukses, IAN FISIP UNSA Kembali Mencetak 98 Sarjana Baru

  • By
  • Posted In

Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan Universitas Samawa (Prodi IAN Fisip Unsa) Sumbawa Besar, kembali mencetak 98 sarjana baru. Hal itu dapat dilihat dari proses Yudisium yang digelar oleh Prodi IAN Fisip di Auditorium Unsa, Jum’at (28/10). Yudisium kali ini, merupakan Yudisium ke 18 yang digelar Prodi IAN Fisip, bertetapan dengan Dies Natalis Unsa yang juga ke 18.
Untuk diketahui, 98 mahasiswa yang mengikuti yudisium ini merupakan mahasiswa yang telah memenuhi syarat secara akademik sebagai peserta yudisium. Pasalnya, pada tahun ini terdapat 168 mahasiswa yang telah mengajukan proposal. Meski demikian, tidak semua mahasiswa yang mengajukan proposal tersebut dapat diterbitkan izin penelitiannya. Hanya 114 mahasiswa saja yang berhasil mengantongi izin penelitian. Itupun, setelah melalui tahap selanjutnya, masih ada sejumlah mahasiswa yang harus gugur. Tersisa 98 mahasiswa yang berhasil dan kemudian berhak mengikuti yudisium.
Hal tersebut, tentu dikarenakan oleh tahap seleksi atau persyaratan yang diberlakukan oleh Prodi IAN Fisip tergolong ketat. ‘’Karena hasil penelitian itu harus benar-benar bermanfaat, tidak asal-asalan. Mahasiswa yang tidak bisa yudisium, karena tidak memenuhi persyaratan yang telah ditentukan. Di samping juga ada yang tiba-tiba cuti. Ada yang tiba-tiba kerja, sehingga mereka terlambat,’’ terang Dekan Fisip Unsa, Muhammad Salahuddin, Msi. Dekan berpesan, kepada 98 mahasiswa yang melaksanakan yudisium ini benar-benar dapat menerapkan keilmuannya di dunia kerja atau di tengah masyarakat pada umumnya. Dikatakan, jangan tergantung pada lowongan kerja. Melainkan harus dapat menciptakan pekerjaan sendiri. Sebab, keilmuan administrasi yang dimiliki oleh para lulusan IAN Fisip, sangat membantu mereka untuk menjadi apapun yang dicita-citakan. Seperti menjadi politisi, birokrat, wirausahawan dan lainnya.Begitu pula dengan yang belum lulus kuliah namun sudah bekerja, ijazah S1 IAN Fisip tentu sangat membantu untuk mendapatkan posisi yang lebih bagus dari semula. Sebab, di samping ilmu yang mereka dapatkan semasa kuliah, gread prodinya juga cukup bagus. Karena telah terakreditasi B oleh Kemenristek-Dikti.
Selain itu, Dekan juga mengungkapkan jumlah alumni IAN Fisip. Menurutnya, dari awal berdirinya IAN Fisip hingga saat ini telah mencetak 1.075 alumni. Sebagian besar telah bekerja dan sukses. Tersebar diseluruh leading sektor. Ada yang menjadi pejabat daerah. Seperti di DPRD Kabupaten Sumbawa mislanya. Dari 45 anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, terdapat 5 anggota yang merupakan alumni IAN Fisip. Ada juga yang menjadi Komisioner KPU, Camat dan lainnya. Begitu juga dengan alumni yang saat ini menetap di Kabupaten Sumbawa Barat. Rata-rata semuanya memegang jabatan strategis di kantor masing-masing. ‘’Yang yudisium tahun lalu pun sudah banyak yang bekerja. Ada yang di pegawai Bank, ya macam-macamlah tempat merke bekerja,’’ tambahnya. Selain Dekan, Ketua Prodi IAN Fisip, Amrullah, MPA, juga menyampaikan apresiasi kepada para alumni IAN Fisip. Terutama kepada para peserta yudisium. Menurutnya, mereka telah berusaha keras untuk dapat mengambil gelar sarjananya. Marun Amru, akrab penulis buku bertajuk “Nirjara” ini disapa, berharap dengan adanya yudisium ini, bisa menjadi asupan energi baru bagi percepatan dan geliat pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa. Kehadiran mereka di tengah masyarakat atau pun di lingkungan kerja masing-masing, diharapkan dapat memberikan warna tersendiri. “Terutama bagi sebuah prototype pekerja yang betul-betul pekerja dan siap bekerja. Memiliki skill, visioner, mampu berfikir global tetapi juga bertindak lokalistik agar memiliki kebermanfaatan bagi diri dan lingkungan,’’ harapnya.

img-20161031-wa0018

Share Now

More Posts By

Related Post

Leave us a reply

Translate »