UNSA : Pengelolaan Sampah Skala Rumah Tangga Menjadi Bermanfaat

Salah Satu Bentuk pengabdian dosen UNSA untuk tana Samawa adalah diadakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program Iptek Bagi Mayarakat (IBM) yang merupakan program Kemenristekdikti bagi dosen di seluruh Indonesia. IBM tersebut merupakan program yang diusul oleh para dosen, kemudian Kemenristekdikti akan menyeleksi melalui proposal yang diajukan oleh para dosen melalui reviewer untuk didanani oleh pemerintah. Siapa yang dianggap unggul maka merekalah yang pantas didanai oleh pemerintah. Salah satu yang lulus IBM tersebut adalah Dwi Mardhia, ST., M.Sc dan Alia Wartiningsih, S.P., M.Si selaku dosen di UNSA. Hal tersebut menunjukan bahwa SDM di UNSA mampu bersaing dengan dosen Universitas lain di Indonesia. Kedua dosen tersebut mempunyai ide kreatif yaitu memanfaatkan sampah rumah tangga menjadi hal yang bernilai, baik secara ekonomis, maupun untuk kemanfatan lainnya.

Dalam mempersentasekan kegiatannya, mereka melibatkan 30 ibu rumah tangga di desa Penyaring. Megangkat judul “Pengolahan Sampah Skala Rumah Tangga. Kegiatan IBM ini didasari kepedulian tim pengusul terhadap permasalahan sampah yang terjadi di Kabupaten Sumbawa khususnya di desa Penyaring. Masyarakat desa Penyaring termasuk masyarakat yang belum terlayani pelayanan sampah oleh dinas LH sehingga muncul TPA ilegal di area permukiman yang akan berpengaruh terhadap merosotnya kualitas lingkungan. Dalam menangani sampah masyarakat desa Penyaring masih menerapkan pola “buang dan bakar”. sementara sesuai amanat UU persampahan bahwa kegiatan penanganan sampah dengan cara membakar secara langsung dilarang karena akan berpengaruh terhadap kualitas udara dan secara luas akan berkontribusi pada global warming. Disamping itu masyarakat masih memandang sampah sebagai barang buangan yang tidak bernilai ekonomis, padahal sampah memiliki potensi ekonomi yang tinggi. Di Penyaring terdapat Bank Sampah Samawa (BSS) yang mulai berdiri pada bulan Maret 2015. Keberadaan BSS diharapkan mampu menjadi salah satu solusi permasalahan pelayanan sampah di Kabupaten Sumbawa. BSS melayani penyerahan sampah yang dapat diuangkan secara langsung oleh nasabahnya dengan mengacu kepada standar harga sampah BSS atau melalui program tabungan. BSS menyediakan beberapa jenis tabungan bagi nasabahnya berupa tabungan reguler, tabungan hari raya, tabungan pendidikan dan tabungan sosial, yang kesemuanya dibayar dengan sampah. Melihat adanya potensi dan permasalahan tersebut maka tim pengusul mengadakan program IBM ini sebagai upaya penanganan permasalahan sampah melalui kegiatan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan pengolahan sampah skala rumah tangga. Pengolahan sampah skala rumah tangga yang diperkenalkan kepada masyarakat desa Penyaring adalah kegiatan pemilahan sampah dan pembuatan kompos menggunakan metode takakura. Output dari kegiatan pemilahan sampah adalah masyarakat desa Penyaring didorong untuk menjadi nasabah BSS. Melalui kegiatan ini juga dilakukan pembagian keranjang takakura sebanyak 30 unit. Menurut Dwi Mardhia, ST., M.Sc selaku ketua tim menyatakan adanya kegiatan IBM ini diharapkan akan mampu mewujudkan masyarakat desa Penyaring yang mandiri dan terampil dalam memilah sampah dan mengolah sampah dapur menjadi kompos dengan metode takakura. Dalam pelaksanaan kegiatan IBM ini juga melibatkan 5 mahasiswa untuk meningkatkan keterampilan dan pengalaman mereka.
Sekretaris desa Penyaring, yang mewakili kepala desa memberikan apresiasi luar biasa atas terlaksananya kegiatan IBM ini. Pasalnya kegiatan tersebut sangat pas dengan permasalahan persampahan di desa Penyaring. Ia berharap melalui kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penanganan sampah yang tepat dan mampu meningkatkan keterampilan ibu-ibu rumah tangga dalam memilah sampah dan mengolahnya menjadi kompos. Sementara Alia Wartiningsih, S.P.,M.Si sebagai anggota tim memberikan pengetahuan lanjutan kepada peserta tentang pemanfaatan kompos sebagai sebagai penyubur tanaman holtikultura di pekarangan untuk mencukupi kebutuhan pangan dan memenuhi gizi keluarga.
Kegiatan IBM ini diawali dengan kegiatan penyuluhan dengan penyampaian materi oleh 3 narasumber yaitu ibu Lina sebagai perwakilan BSS dan dua narasumber lain dalam kegiatan ini adalah tim pengusul IBM. Bu Lina pada kegiatan penyuluhan memperkenalkan profil BSS kepada masyarakat, pada pelaksanaan kegiatan tersebut BSS langsung mendapatkan 30 nasabah. Diharapkan melalui kegiatan ini jumlah nasabah BSS akan semakin bertambah dan meluas ke wilayah lain di Kota Sumbawa dan menurut Aryan selaku direktur BSS diharapkan akan muncul bank sampah di Desa Penyaring dengan BSS sebagai induknya. Kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan pada hari berikutnya tentang pengolahan sampah dapur menjadi kompos dengan menggunakan metode takakura meliputi praktek pembuatan starter mikroorganisme, pembuatan bibit kompos dan praktek penggunaan keranjang takakura. Peserta juga langsung dibagikan keranjang takakura agar bisa langsung mencoba pemanfaatan keranjang tersebut. Kegiatan pelatihan juga meliputi praktek penimbangan sampah oleh BSS. Pada kegiatan penimbangan sampah ternyata 5 peserta pelatihan langsung mempraktekan kegiatan pemilahan sampah. Dan pada saat penimbangan sampah oleh BSS, peserta tersebut langsung menambah saldo tabungannya dari sampah yang diserahkan kepada BSS. Nilai tabungan tertinggi dari peserta yang hadir adalah Rp 25.000. Beliau (ibu aisah) mampu mengumpulkan sampah plastik berupa botol aqua bekas dan kertas karton serta kemasan minuman lain, yang setelah dilakukan penimbangan berhasil memperoleh saldo tabungan sebanyak Rp 25.000. Peserta kegiatan IBM sangat antusias mengikuti kegiatan sejak hari pertama. Dan mereka berharap diadakan pelatihan lanjutan untuk melatih keterampilan dan kreativitas mereka dalam memanfaatkan sampah plastik sebagai kerajinan tangan yang bernilai ekonomis. Tim pengusul langsung mengaminkan keinginan peserta dan akan segera menjadwalkan kegiatan pelatihan tersebut.

Share Now

Heri Kurniawan

More Posts By Heri Kurniawan

Related Post

Leave us a reply

Translate »